Saturday , 16 November 2019
Home > Wisata Keluarga > Museum Kereta Api Ambarawa, Nostalgia Kembali Ke Masa Lalu Naik Kereta Uap

Museum Kereta Api Ambarawa, Nostalgia Kembali Ke Masa Lalu Naik Kereta Uap

Berencana berlibur sambil belajar Sejarah ?, jadwalkan liburan kamu ke kota Semarang dengan mengunjungi Museum Kereta Api Ambarawa.

Selain Berwisata anda akan mengetahui banyak hal tentang jenis jenis kereta api peninggalan zaman penjajahan Belanda dahulu. Di museum ini anda bisa melihat langsung seperti apa mesin kereta api pada masa dahulu. tak hanya itu saja para pengunjung juga bisa juga naik lokomotif uap dengan rute beberapa kilometer saja.

Ada 2 pilihan rute yang dituju kereta lokomotif uap, rute pertama adalah Ambarawa – Bedono Pp Berjarak tempuh 35 KM dengan perjalan kurang lebih selama 60 menit. rute yang kedua adalah Ambarawa – Tuntang yang hanya berjarak 7 KM saja.

Sejarah Museum Kereta Api Ambarawa

Museum Kereta Api Ambarawa merupakan wisata edukasi sekaligus wisata keluarga yang cocok dikunjungi bersama anak anak anda dalam tahap belajar. Pengunjung bisa mengetahui banyak hal disana khususnya tentang kereta api masa lalu.

Museum Kereta Api Ambarawa Dahulunya merupakan sebuh stasiun Bernama Stasiun Willem I, dibangun oleh pemerintahan Hindia Belanda, yang menghubungkan jalur Semarang – Ambarawa- Secang. Stasiun ini didirikan dengan tujuan melancarkan ransportasi para Tentara Kerajaan Hindia Belanda beserta logistik yang kebetulan bertugas di benteng willem 1 atau biasa disebut benteng Pendem yang keberadaannya tak jauh dari stasiun.

Penamaan benteng Willem I adalah sebab benteng tersebut dibangun pada masa pemerintahan Raja Willem I. Konon benteng ini dibangun untuk menghargai jasa jasa Raja Willem yang sedang bertahta pada saat itu. Sedangkan masyarakat lokal menyebut benteng pendem karena dahulu benteng tersebut dibangun terpendam di dalam tanah.

Pada tahun 1975, Stasiun Ambarawa sudah mulai tidak berfungsi hal ini karena dampak dari ditutup

pada tahun 1972 terjadi erupsi gunung merapi yang besar besaran mengakibatkan penutupan jalur kereta api ogyakarta – Magelang – Secang oleh PJKA karena banyak terkena lahar Letusan Gunung Merapi. dampaknya mulai tahun 1975 stasiun Ambarawa mulai berhenti beroperasi.

Era tahun 1970 ternyata banyak lokomotif lokomotif uap mulai berhenti beroperasi karena faktor Usia. Banyak kereta yang di Rucat, Dipindah tangankan, Bahkan yang lebih ngenes Menjadi barang Rongsokan. Perihatin dengan hal yang demikian, Di tahun 1976 maka Gubernur Jawa Tengah, Soeparno Rustam beserta Kepala PJKA, Soeharsono memutuskan mengumpulkan dan mengoleksi barang barang antik lokomotif Uap yang ditempatkan di Stasiun Willem. puncaknya pada tanggal 21 april 1978, Wisata Museum Kereta Api Ambarawa Ini Mulai Dibuka dan menyelenggarakan angkutan wisata kereta api uap.

Koleksi Museum Kereta Api Ambarawa

Museum ini bukan sembarang atau tidak seperti museum Kereta Api Lawang Sewu Semarang Yang terkenal Dengan Mistiknya. bisa dikatakn seperti itu karena, selain memiliki koleksi kereta api Kuno, disini para pengunjung juga bisa mencicipi naik lokomotif uap seakan kembali pada masa masa penjajahan dahulu sebelum indonesia merdeka. Para penumpang juga bisa menikmati keindahan alam Ambarawa dengan panorama Rawa Pening dengan background gunung yaitu merbabu dan telomoyo.

beberapa koleksi Lokomotif Kuno yang di miliki Museum Kereta Api Ambarawa sebagai berikut :

  • Dua Kereta Api Uap yang masih difungsikan untuk kereta wisata Dengan nomor Lokomotif B 2502 dan B 2503
  • SS ( Staatspoorwegen) 1110, Diproduksi oleh weks Spoor Amsterdam bernomor seri 2728. menggunakan bahan bakar residu. mulai operasi 1919.
  • C 2407 buatan Weks Spoor Amsterdam menggunakan bahan bakar residu. beroperasi mulai tahun 1901
  • C 1240 dengan seri SS ( staatspoorwegen) 400, diproduksi oleh Hatmann hemnits. bahan bakar yang digunakan kayu. mulai digunakan tahun 1896.
  • C 2821 Seri SS ( staatspoorwegen ) 1300, buatan Henshel/Shassel. Bahan bakar menggunakan Residu. kereta ini digunakan untuk mengangkut bahan bahan perkebunan menuju gudang penyimpanan yang berada di dekat pelabuhan. kereta ini mulai beroperasi tahun 1921.
  • Mesin Pencetak Tiket PenumpangMesin ini beroperasi mulai tahun 1840 dipakai di Indonesia mulai tahun 1867, penciptanya adalah Thomas Edmunson. karena keberhasilannya, Thomas langsung diangkat menjadi kepala di 4 perusahaan kereta api sekaligus Yaitu perusahaan Leeds, Manchester serta kepala stasiun Carlisie dan New Castle.

Harga Tiket Museum Kereta Api Ambarawa

Untuk Perencanaan anggaran Budget Berwisata ke museum kereta api Ambarawa, setidaknya terlebih dahulu anda mengetahui berapa harga tiket masuk Museum kereta api Ambarawa. setiap masuk ke museum anda dikenai tarif pembayaran tiket sebesar Rp 10.000,00 untuk dewasa dan Rp 5000, 00 Untuk pengunjung anak anak.

Untuk Perencanaan anggaran Budget Berwisata ke museum kereta api Ambarawa, setidaknya terlebih dahulu anda mengetahui berapa harga tiket masuk Museum kereta api Ambarawa. setiap masuk ke museum anda dikenai tarif pembayaran tiket sebesar Rp 10.000,00 untuk dewasa dan Rp 5000, 00 Untuk pengunjung anak anak.

Harga Tiket Naik Kereta Uap Museum Kereta Api Ambarawa

Satu pengalaman yang paling berkesan saat mengunjungi museum Kereta Api Ambarawa ini adalah bisa mencicipi bagaimana rasanya menaiki kereta api kuno peninggalan pemerintahan hindia belanda. pihak pengelola masih menyediakan 2 kereta uap untuk dinaiki para wisatawan. sekedar informasi tambahan, 2 kereta api jenis ini konon hanya tinggal beberapa gelintir saja di dunia lho.

Adapun untuk harga tiket kereta api uap Ambarawa dikenakan biaya Rp 5.000.000 per gerbongnya. setiap satu gerbong bisa muat 40 orang. dihari biasa anda bisa datang bersama rombongan.

Untuk pengunjung yang datang sendirian anda bisa datang saat hari libur atau hari minggu, anda akan di kenai biaya karcis seharga Rp 50.000 per orang. Pastikan anda berangkat lebih awal jika ingin mengendarai kereta api sebab jadwal pemberangkatan kereta api ini hanya 2 kali saja yaitu setiap pukul 11.00 dan pukul 14.00 WIB. pastikan anda belum kehabisan tiket dan tidak ketinggalan jadwal pemberangkatan.

Rute Menuju Lokasi Museum Kereta Api Ambarawa

Akses jalan Menuju Museum Kereta Api Ambarawa Cukup mudah, jika Anda datang dari pusat kota semarang anda bisa memilih jalan menuju ke Solo, Jika anda melewati Tol Semarang Solo anda bisa keluar lewat pintu Tol Bawen.

sampai di bawen cari arah menuju Ambarawa dan kemudian setelah sampai di depan museum palagan ambarawa anda ambil jalur kiri, sekitar 1km anda akan sampai di tujuan.

jika anda kebetulan menggunakan kendaraan bermotor, anda bisa mencari jalur utama menuju Solo melewati Ungaran setelah sampai di pertigaan Bawen anda bisa mengikuti Rute diatas.

Jika dari Solo anda bisa melewati jalur arah ke Semarang setelah Sampai di Petigaan terminal Bawen anda bisa mengambil arah Ambarawa dan mengikuti rute diatas.

Catatan : Jika belum paham dengan Rute Diatas Anda bisa membuka Google MAp dengan mengklik di pencarian ” Museum Kereta Api Ambarawa “.

Itulah tadi ulasan tentang Sejarah, Lokasi, Rute Serta harga Tiket Museum Kereta Api Ambarawa. Setelah Puas mengunjungi Berwisata di Museum Kereta Api Ambarawa anda bisa juga mampir di wisata terdekat yaitu Eling Bening Ambarawa anda akan disuguhi keindahan panorama alam yang indah serta menyejukkan saat tiba waktu sore.

Wisata yang dekat Dengan Museum Kereta Api Ambarawa

Jangan lupa bagikan artikel ini melalui Facebook, Twitter ataupun media sosial lainnya

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *