Home > Wisata Alam > Jatiluwih Bali, Wisata Pemandangan Sawah Warisan Budaya Dunia

Jatiluwih Bali, Wisata Pemandangan Sawah Warisan Budaya Dunia

baligateway.co.id

Jatiluwih Bali, namanya sudah sangat dikenal oleh para pecinta wisata alam baik lokal maupun mancanegara. Keindahan tempat wisata ini terletak  pada pemandangan sawahnya yang tersusun rapi, berundak, dan terhampar sejauh mata memandang. Salah satu hal yang membuat tempat ini begitu istimewa adalah ditetapkannya Jatiluwih sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh UNESCO sejak tahun 2012. Menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dimana salah satu tempat wisatanya diakui menjadi world cultural heritage.

Sobat traveller, pemandangan pematang sawah ditempat ini pastinya akan memanjakan mata kalian. Selain sangat cocok dijadikan sebagai wisata alam, tempat yang menakjubkan ini juga sangat pas bila dijadikan sebagai destinasi wisata pendidikan sekaligus wisata keluarga dan wisata anak.

Lokasi dan Rute Menuju Jatiluwih Bali

Desa Jatiluwih terletak di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan Bali. Untuk mencapai lokasi wisata sawah berundak yang menakjubkan ini kalian bisa melalui beberapa rute. Bila sobat traveller pergi ke Jatiluwih melalui Denpasar maka kalian harus menempuh jarak sekitar 50 kilometer dan membutuhkan waktu sekitar 90 menit. Rute lainnya, kalian bisa ke Jatiluwih melalui jalur wisata Bali di bagian selatan. Dari wisata Bali bagian selatan membutuhkan waktu kurang lebih 90 menit dengan jarak tempuh 51 kilometer.

Sejarah (Asal-usul) Nama Jatiluwih

balikami.com

Menurut cerita turun temurun, nama Jatiluwih memiliki sejarah yang tidak bisa dilepaskan dari kata Jaton dan Luwih. Jaton bermakna Jimat sedangkan Luwih memiliki arti bagus. Dari kedua suku kata itu bila digabungkan berarti jimat yang bagus. Nampaknya, nama tersebut memang sesuai dengan pesona keindahan tempat yang eksotis ini guys.

Versi lain menyebutkan bahwa nama Jatiluwih berasal dari nama burung Jatayu. Menurut penuturan warga, Jatayu merupakan burung yang dikubur ditengah Desa Jatiluwih. Konon ceritanya, nama Jatayu ini berubah menjadi Jaton Ayu yang mana bila diartikan menjadi Jatiluwih.

Baca Juga: Air Terjun Yeh Hoo Jatiluwih Tabanan Bali

Daya Tarik dan Keunikan Tempat Wisata Desa Jatiluwih

Ada beberapa hal yang membuat tempat wisata yang satu ini menjadi begitu unik dan istimewa. Hal inilah yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan untuk mengunjungi tempat wisata yang sangat eksotis ini.

balitoursandmore.com

Pemandangan Pematang Sawah Terasering

Dengan luas pematang sawah sekitar 53.000 hektar, tempat ini benar-benar menyuguhkan pemandangan sawah terasering yang sangat eksotis. Pemandangan ini akan nampak lebih mempesona tatkala tanaman padi para petani di Jatiluwih sudah cukup umur dan mulai memasuki masa panen. Kalian akan dimanjakan dengan hamparan tanaman padi yang hijau terhampar diatas sawah yang berundak ataupun pemandangan sawah yang berwarna coklat keemasan tatkala sudah memasuki masa panen. Dengan bentuk geografis seperti itu, tempat ini sangat pas bila kalian jadikan sebagai salah satu pilihan untuk berselfi ataupun berswafoto.

balicarholiday.com

Selain melihat pematang sawah yang terhampar luas, kalian juga bisa menyaksikan rumah-rumah warga, sungai maupun pura yang ada disekitar lokasi wisata Jatiluwih. Pokoknya, tempat ini menyuguhkan keindahan alam yang luar biasa yang siap memanjakan mata kalian semua guys.

Warisan Budaya UNESCO

UNESCO menjadikan Jatiluwih sebagai salah satu warisan budaya dunia karena warga masyarakat ditempat ini memegang teguh filosofi Tri Hita Karana dalam sistem pertaniannya. Filosofi tersebut berisi tentang ‘keseimbangan’ dimana ada keseimbangan antara manusia dengan manusia yang lainnya, manusia dengan alam sekitarnya dan manusia dengan Sang Pencipta. Hal yang sangat luhur dan unik dari pengolahan sawah di Jatiluwih adalah disetiap tahap pengolahan sawah dari pembibitan sampai panen mereka mengadakan upacara khusus. Adapun upacara yang diadakan disana seperti mapag toya, ngendag tanah carik, ngurit, ngerasakin dan masih banyak lagi. Inilah salah satu hal yang menjadikan Jatiluwih begitu luhur dan istimewa.

Waktu Terbaik Mengunjungi Jatiluwih

Bila sobat traveller hendak berkunjung ke jatiluwih maka waktu yang paling cocok adalah dari pukul 07.30 – 17.00. Pada waktu tersebut para petani sedang beraktifitas disawah sehingga akan sangat mengesankan terutama bagi anak-anak untuk bisa melihat dan belajar secara langsung sistem pengolahan sawah yang ada disana. 

Harga Tiket Masuk Jatiluwih

Bila kalian hendak berkunjung ke Jatiluwih maka kalian akan dikenakan biaya sekitar Rp. 15.000 @orang. Untuk Wisatawan mancanegara dikenakan biaya tiket masuk Rp. 40.000 @orang.

Tempat Wisata Lainnya di Wilayah Tabanan Bali

Tunggu apalagi guys, lekas set waktu kalian untuk mengunjungi tempat wisata warisan budaya dunia di Tabanan Bali ini ya.

Jangan lupa bagikan artikel ini melalui Facebook, Twitter ataupun media sosial lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *