Monday , 23 September 2019
Home > Wisata Keluarga > Benteng Willem Ambarawa, Pesona Bangunan Tua Berumur 1,5 Abad

Benteng Willem Ambarawa, Pesona Bangunan Tua Berumur 1,5 Abad

Benteng willem Ambarawa merupakan salah satu bangunan peninggalan penjajah belanda. Benteng ini merupakan salah satu saksi bisu dari perjuangan pangeran Diponegoro.  Tempat tersebut pernah di tempati diponegoro semasa dalam masa tahanan Belanda.

Kota Ambarawa sendiri merupakan daerah yang cukup penting di era penjajahan Belanda. Hal itu terbukti dari beberapa peninggalan dari penjajah Belanda yang sampai saat ini masih berdiri kokoh. Benteng willem I ini juga memiliki kaitan yang erat dengan pembangunan wisata museum kereta api Ambarawa.

Sebelum dijadikan sebagai wisata, dahulu museum kereta api tersebut merupakan sebuah stasiun yang bernama stasiun willem I. Selain sebagai sarana transportasi militer, Stasiun Willem I juga digunakan sebagai sarana untuk mengangkut hasil panen tanam paksa yang hendak dikirim ke Batavia melalui jalur kereta Ambarawa Semarang sebelum akhirnya diangkut menggunakan kapal. Jejak sejarah Stasiun Kereta api bisa anda temukan di Wisata Museum kereta Api Ambarawa, selain mengetahui banyak hal tentang sejarah perkereta apian anda juga bisa melihat koleksi lokomotif jadul serta mengendarai kereta wisata jadul yang disediakan pihak pengelola.

Bentengl willem Ambarawa sendiri dahulunya dibangun pada masa pemerintahan willem I.Dibangun pada tahun 1834 – 1845 ( sebelas tahun pembangunan). Benteng tersebut dibangun sebagai penghargaan atas jasa jasa keberhasilan Raja Willem I. itu sebabnya kenapa bangunan tersebut dinamai Benteng Willem I.

Wisata Benteng Willem Ambarawa juga disebut dengan benteng pendem oleh masyarakat lokal. Alasannya benteng tersebut dahulunya dibangun terpendam ditanah sebagai strategy pertahanan saat menerima serangan musuh.

Paska penjajahan Jepang sekitar tahun 1942-1945, benteng Willem I ini digunakan sebagai kamp Militer tentara Jepang. Di tempat itu pula di lakukan perekrutan tentara PETA cikal bakal TKR. Paska kemerdekaan tahun 1945 Benteng Willem I digunakan sebagai markas besar TKR ( tentara Keamanan Rakyat ). Setelah melalui sejarah panjang saat ini sebagian bangunan Benteng Willem digunakan sebagai Lapas kelas II A.

Benteng willem Ambarawa sejatinya adalah sebuah tempat tinggal yang dihuni para pegawai lapas serta polisi militer. Namun karena bangunan ini terlihat unik, maka banyak orang mendatangi tempat ini sekedar melakukan selfie saja. Eit ….. meski tempat ini boleh didatangi oleh semua orang namun jika anda ingin pergi kesana, anda harus meminta izin kepada ketua RT setempat. Biasannya anda akan diberi syarat tidak boleh naik kelantai 2 karena bisa mengganggu kenyaman orang orang yang tinggal disana. Tapi taka pa, tanpa menaiki lantai 2 anda masih puas jika melakukan selfie dibeberapa tempat di situ.

Wisata gratis di Semarang ini menawarkan spot foto yang belum anda temui dimana saja. disana anda bisa melihat gedung super kuno yang dibangun sekitar 1,5 abad yang lalu. Gedung tersebut dibangun saling berhadapan dengan desain yang unik memiliki banyak pintu seperti halnya bangunan wisata Lawang Sewu Semarang. pada dinding 2 dapat anda temui jembatan yang menghubungkan antara gedung yang saling berhadapan.

Foto instagram By ayuu_ayuk
Foto Instagram By @ayuu_ayuk

 Meski sudah berumur ratusan tahun namun bangunan tersebut masih terlihat kokoh berdiri seperti aslinya meski ada beberapa bagian dinding yang terkelupas karena kurangnya perawatan. Namun hal tersebut malah memunculkan nilai eksotik bangunan.

Bentuk bangunan Benteng willem I masih terlihat sama tanpa ada perubahan sedikitpun. Itu sebabnya gedung ini pernah digunakan syuting film film kemerdekaan seperti sang Kyai dan film perjuangan Bung Karno.

Lokasi Benteng willem Ambarawa

Lokasin Benteng Willem I berada dekat dengan museum kereta api Ambarawa hanya berjarak ratusan meter saja. Tempatnya bersebelahan dengan RSUD Ambarawa. Agar tidak kebingungan mencari lokasi Anda bisa mencari peta lokasi di google map.

Adapun alamat Benteng willem I tepatnya berada di Jl. Benteng No 1, kelurahan kupang, lodoyong, Ambarawa, kab. Semarang, Jawa tengah.

Harga Tiket Wisata benteng Willem Ambarwa

Seperti sudah dituliskan sebelumnya, Benteng Willem I Ambarawa sebenarnya bukanlah wisata melainkan sebuah pemukiman peninggalan pemerintah Belanda yang kebetulan memiliki keunikan tersendiri. Oleh karena itu, untuk mengunjungi tempat ini para wisatawan tidak di kenai biaya sedikitpun. Para pengunjung hanya dikenai biaya parkir sebesar Rp 5000 saja per kendaraan. Satu syarat yang harus dipatuhi setiap pengunjung adalah izin kepala RT, dan jangan berisik agar tidak mengganggu kenyamanan warga setempat.

Rute Menuju Benteng Willem Ambarawa

Rute menuju Benteng Willem I cukuplah mudah, sama dengan rute menuju Museum kereta Api Ambarawa. Dari pusat kota Semarang berjarak kurang lebih 40 km.

jika Anda datang dari pusat kota semarang anda bisa memilih jalan menuju ke Solo, Jika anda melewati Tol Semarang Solo anda bisa keluar lewat pintu Tol Bawen.

sampai di Bawen cari arah menuju Ambarawa dan kemudian setelah sampai di depan museum palagan ambarawa anda ambil jalur kiri, sekitar 1km tepat setelah Museum Kereta api Ambarawa anda akan menemuipertigaan, ambil jalur kiri dan kemudian jalan lurus, lokasi benteng Willem berada setelah RSUD Ambarawa.

jika anda kebetulan menggunakan kendaraan bermotor, anda bisa mencari jalur utama menuju Solo melewati Ungaran setelah sampai di pertigaan Bawen anda bisa mengikuti Rute diatas.

Jika dari Solo anda bisa melewati jalur arah ke Semarang setelah Sampai di Petigaan terminal Bawen anda bisa mengambil arah Ambarawa dan mengikuti rute diatas.

Lokasi wisata yang dekat Dengan Benteng Willem :

Jangan lupa bagikan artikel ini melalui Facebook, Twitter ataupun media sosial lainnya

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *